Lanjut ke konten

shalat kafarat; apa dan bagaimana???

16 September, 2008

Hari ini flunya goin’ bad hiks..hiks.. tapi gapapa, tetep semangat puasa.. chaiyo lah pokoknya!!

dah separuh bulan Ramadhan terlewati… tapi ga kerasa. Kira-kira tahun depan masih ketemu lagi ga ya sama bulan penuh berkah dan ampunan ini? Dah 15 hari aja ibadahnya kurang sempurna. Semoga Allah masih kasih izin untuk ngerasain bulan istimewa ini tahun depan, amin ya Rabb..

Sekarang ini yang tengah bersarang di pikiran adalah “shalat kafarat itu gimana ya? Dasarnya, dalilnya, tata caranya? Adakah yang bisa ngasih sedikit pencerahan? Soalnya, siapa sih yang ga mau, shalat yang bolong-bolong selama kita hidup ini bilangannya digenapkan lagi? Kalau sampai ada yang jawab ga mau, wah perlu dipertanyakan tuh.. tapi masalahnya dasar pelaksanaannya gimana? Secara, amal yang tidak ada tuntunan dari Rasulullah SAW kan tertolak..

Dan satu lagi, aku percaya, bahwa yang namanya bid’ah, tidak lantas dianggap sesat. Tapi, paling tidak untuk ibadah yang benar-benar utama dan sakral semacam shalat kan harus ada dasar yang jelas..

Please anyone, kasih aku sedikit pengetahuan kalian soal shalat kafarat dong… butuh banget pencerahan ni..

O ya, beberapa waktu yang lalu, sakit gigiku kumat lagi critanya, tapi alhamdulillah dah sembuh dikasih obat ini sama seorang teman. Manjur lho (hehe.. promosi dikit..)

Trus suatu malam teman tersebut bertanya

“sakit gigi itu sabar atau syukur?”

Spontan aku jawab “sabar” soalnya kan sebaik-baik sikap orang yang sakit sabar kan?

Nah, dialog antar teman ini berlanjut lagi,

Teman  : “ gigi yang sakit ada berapa?”

Saya     : “Satu”

Teman  : “yang ga sakit?”

Saya     : “banyak”

Teman : “nah, kalo gitu sakit gigi sabar atau syukur?”

Saya terdiam sejenak dan kemudian menjawab dengan sedikit tersenyum malu “Syukur”

Kemudian sang teman tersebut meneruskan lagi “ itulah, kadang masalah yang tidak seberapa sudah menjadikan kita bersikap sepertinya Allah sedang memberikan suatu cobaan kepada kita dan pikiran kita terfokus pada hal tersebut, tapi bagaimanapun nikmat Allah selalu lebih banyak, dan kita sering kali tidak menganggapnya sebagai nikmat”

Astaghfirullah…

Terimakasih teman….

Iklan
2 Komentar leave one →
  1. rasti permalink
    23 September, 2008 10:31 am

    setau saya sih sholat kafarat itu ga ada tuntunannya dari Rasulullah. bukannya itu namanya bid’ah? dan sesuatu yang bid’ah itu tertolak? kan, kalo ada orang yang ga pernah sholat lima waktu enak banget! tinggal sholat pas sholat kafarat itu, terus dianggap selama hidupnya dia ngerjain sholat terus. ga adil kan buat yang udah rajin sholat lima waktu tiap harinya?

  2. samsul permalink
    17 September, 2009 10:45 pm

    kalo masalah dalil lebih cocok tanya yang ahli. habib munzir almusyawa (majelis rasululla -majelisrasulullah.org) atau habib luthfi bin yahya (www.habiblutfiyahya.net) atau datang langsung nyambangi majelisnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: